Penandatanganan MoU antara UST dan UNITAS

 

Jum’at, (19/2) – Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta (UST) melaksanakan penandatanganan MoU dengan Universitas Tamansiswa Palembang (UNITAS). Acara ini dihadiri oleh Rektor UST, civitas akademika UST, Penjabat Rektor UNITAS Palembang, dan rombongan mahasiswa dari UNITAS Palembang. Acara yang disambut langsung oleh Rektor UST Dr. H. Pardimin, M.Pd. berlangsung di Ruang Ki Sarino Mangunpranoto kampus pusat UST, Jalan Kusumanegara 157 Yogyakarta.

 

Rektor UST Dr. H. Pardimin, M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan harapan agar hubungan antara UST dan UNITAS bisa menjadi hubungan yang sinergis dalam mengembangkan Perguruan Tamansiswa. Karena universitas merupakan ujung tombak kemajuan Perguruan Tamansiswa dalam menghadapi tangtangan dan perkembangan jaman. Rektor UST berharap, “UST Yogyakarta sebagai Perguruan Tamansiswa yang tertua diharapkan menjadi contoh bagi perguruan tamansiswa lain yang ada di seluruh Indonesia”.

 

Pada acara ini juga dilaksanakan seminar dengan tema “Revitalisasi Nilai-nilai Tamansiswa terhadap Kondisi Perekonomian Indonesia Terkini” yang disampaiakan oleh FX. Wahono, B.Ec Hons). Ph.D. yang merupakan salah satu dosen Magister Manajemen FE UST. (R11)

Artikel lain

Lima Perguruan Tinggi Tamansiswa Menandatangani MoU

 

Rabu, 21 September 2016 merupakan hari bersejarah karena menjadi ajang pertemuan lima perguruan tinggi di lingkungan Tamansiswa, yaitu Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta (UST), Universitas Tamansiswa Padang, Universitas Tamansiswa Palembang, STIE Tamansiswa Jakarta, dan STIE Tamansiswa Banjarnegara.

 

Rektor UST, Ki Drs. Pardimin, M.Pd., Ph.D., dalam sambutannya mengharapkan pertemuan forum rektor di lingkungan Tamansiswa dihidupkan kembali. Melalui pertemuan tersebut segala persoalan dapat dibicarakan, dihadapi, dan diatasi bersama. Bersatu, bekerjasama, berkembang bersama, dan maju bersama pula. Perkembangan UST selama enam tahun terakhir ini juga ditopang oleh adanya kekompakan dan kerukunan Pembina, Yayasan, dan Rektor. Secara kebetulan para pihak tersebut memiliki kesanggupan bekerja keras untuk kemajuan lembaga. Sambutan selanjutnya disampaikan Ketua Yayasan Sarjanawiyata Tamansiswa, Ki Prof. Dr. Adi Susanto yang menguatkan apa yang sudah disampaikan oleh Rektor UST. Kekompakan dan kerukunan yayasan dan rektor memang menjadi salah satu syarat kemajuan lembaga. Rangkaian acara penandatanganan MoU tersebut diawali sajian musik kolintang yang dibawakan oleh kelompok kolintang UST. Tiga lagu yang dibawakan adalah “Sepasang Mata Bola”, “Yogyakarta”, dan “Laskar Pelangi.”

 

Pandawa Lima

Lima perguruan tinggi tamansiswa diharapkan berkarakter seperti pandawa lima yang sukses dalam menegakkan kebenaran, keadilan, dan keutamaan. Pandawa berhasil mematahkan kejahatan, kerakusan, dan keangkaramurkaan. Semua itu dilakukan terwujud karena ada kesadaran bersama dari para ksatria dan didukung oleh masyarakat. Para ksatria bersedia bekerjasama dengan seluruh rakyat untuk mewujudkan tatanan kerajaan yang damai, sejahtera, dan mandiri.

 

Setelah penandatanganan MoU, dilanjutkan paparan yang berkaitan dengan akreditasi Institusi dan Program Studi yang disampaikan oleh Ki Prof. Dr. Supriyoko, SDU, M.Pd. Saat ini UST sudah mendapatkan akreditasi institusi dengan nilai B. Hal tersebut diharapkan mampu menginspirasi dan memotivasi perguruan tinggi Tamansiswa lainnya untuk mengajukan akreditasi institusi. Semangat mecerdaskan dan memajukan anak bangsa kiranya merupakan niat baik dalam mendukung salah satu dari empat proyek besar negara Republik Indonesia sebagaimana tertuang dalam pembukaan UUS 1945, yaitu: (1) melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, (2) memajukan kesejahteraan umum, (3) mencerdaskan kehidupan bangsa, dan (4) ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Artikel lain

MoU Prodi PKK Dengan Sari Ayu Martha Tilaar

MoU Program Studi di PKK dengan Sari Ayu Martha Tilaar. 26 Maret 2017. Tujuan: kerjasama adalah saling menguntungkan antara Sari Ayu dan Program Studi PKK. Dosen dan mahasiswa PKK mendapat ilmu/wawasan baru tentang kosmetik dan rias wajah, Sari Ayu bisa menjual produk. Karena ada kerjasama maka pelaksanaan beauty class harganya ringan.

Artikel lain