Ceramah Umum Menteri Koperasi & UKM di UST

Keberadaan koperasi di Indonesia harus diperkuat karena menjadi fondasi ekonomi nasional. Karena itu, jumlah koperasi tidak perlu banyak tapi harus berkualitas. Dan kualitas sebuah koperasi sangat tergantung dari keaktifan pengurus maupun anggota dalam mengelola dan berpartisipasi dalam transaksi mulai dari simpan pinjam hingga berbelanja semua kebutuhan di koperasi. “Krisis ekonomi global saat ini akibat perang dagang antara AS dan China memang berdampak bagi semua negara berkembang, termasuk Indonesia. Namun, ekonomi Indonesia tetap kuat dan kokoh karena keberadaan koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM). Koperasi dan UKM telah memperkuat ekonomi Indonesia sehingga tidak terlalu terkena dampak krisis ekonomi global, sebab usaha koperasi dan UKM tidak terkait atau terpengaruh mata uang dollar AS,” kata Menteri Koperasi dan UKM Drs Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga dalam ceramah ilmiah di Ruang Ki Sarino Mangunpranoto Kampus Kebangsaan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta, Jumat (7/9/2018). Continue reading “Ceramah Umum Menteri Koperasi & UKM di UST”

3033 Mahasiswa Baru UST Mengikuti PPKKMB 2018

Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) mengadakan Program Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKKMB) selama tiga hari, Selasa – Kamis (4-6/9). PPKKMB mengangkat tema “Membangun Insan Cerdas dan Berkarakter Sesuai Ajaran Tamansiswa” diikuti 3.033 mahasiswa baru. DRs. H. Pardimin, M.Pd., Ph.D. selaku Rektor UST mengatakan, “PPKKMB bertujuan mengenalkan kepada mahasiswa baru tentang lingkungan dan budaya belajar baru di kampus UST. Situasi dan kondisi belajar di universitas berbeda dengan saat di bangku SMA. Setelah mengikuti PPKKMB diharapkan maba cepat beradaptasi dengan kultur budaya di UST”.

Drs. Widodo Budhi, M.Si. selaku Wakil Rektor IIIbidang Kemahasiswaan menjelaskan, “PPKKMB hari pertama di helat di Jogja Expo Center diawali dengan penyampaian materi tentang wawasan kebangsaan yang disampaikan Komandan Kodim 0734 Kota Yogyakarta Letkol Infanteri Bram Pramudia. Selanjutnya materi NKRI dan bela bangsa oleh Komandan Korem 072 Pamungkas Brijen TNI M Zamroni”.

Materi wawasan kebangsaan NKRI sangatlah penting dimiliki karena sebagai calon-calon pemimpin bangsa di masa depan para mahasiswa baru akan menentukan arah pembangunan Indonesia menjadi bangsa yang maju dan berdaulatan. Di era kemajuan teknologi informasi ini rasa nasionalisme dari para generasi muda milenial terkesan turun, oleh karena itu perlu dibangkitkan kembali.