Disruptive Learning untuk Mencapai Insan Akademis yang Unggul, Cerdas dan Berkarakter

Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) mengadakan Seminar Nasional dengan tema “Disruptive Learning untuk Mencapai Insan Akademis yang Unggul, Cerdas dan Berkarakter” bertempat di Ruang Ki Sarino Mangunpranoto, Kamis (24/5). Seminar yang merupakan rangkaian dari kegiatan Dies Natalis Ke-63 UST mengundang narasumber Prof. Intan Ahmad, Ph.D. (Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti), Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd. (Rektor Universitas Negeri Yogyakarta), dan Prof. Dr. Supriyoko, M.Pd. (Direktorat Pascasarjana UST) dengan moderator Yuyun Yulia, M.Pd., Ph.D. (Wakil Rektor IV UST).

Seminar yang dihadiri oleh seluruh dosen UST ini dibuka langsung oleh Drs. H. Pardimin, M.Pd., Ph.D. (Rektor UST) dan sambutan oleh Drs. Widodo Budhi, M.Si (Wakil Rektor III UST). Paradigma Tri Dharma Perguruan Tinggi harus diselaraskan, penyelarasan itu berupa reorientasi kurikulum dan format baru pembelajaran. Meski demikian jangan sampai meninggalkan sentuhan kemanusiaan dan meninggalkan pekerti, demikian yang disampaikan oleh salah satu narasumber dalam Seminar Nasional dengan tema “Disruptive Learning untuk Mencapai Insan Akademis yang Unggul, Cerdas dan Berkarakter”. Prof. Intan Ahmad dalam materinya menyampaikan reorientasi kurikulum dengan literasi baru (data, teknologi, general education, dan humanties) dikembangkan dan diajarkan. Selain itu, kegiatan ekstrakulikuler untuk mengembangkan kepemimpinan dan bekerja dalam tim agar terus berkembang. Enterpreneurship dan internship agar diwajibkan. Paradigma lain, membuat format baru pembelajaran, seperti cyber university, menerapkan sistem pengajaran pendidikan jarak jauh berbasis hybrid/blanded/learning/online. 

Supriyoko dan Sutrisna Wibawa sependapat dengan pemikiran Intan Ahmad bahwa Disruptive Learning yang merupakan gangguan pembelajaran dengan teknologi canggih, ruang-ruang kuliah menjadi kosong, sangat individual, tanpa batas dan produktif. Dalam situasi ini sangat diperlukan sentuhan kemanusiaan, nilai dan karakter serta ilmu harus dinamis.

DOWNLOAD >>> MATERI SEMINAR NASIONAL