Wartawan Surat Kabar Melakukan Audiensi Dengan Rektor

Rabu (30/8), Wartawan dari Surat Kabar Kedaulatan Rakyat dan Suara Merdeka melakukan audiensi dengan Drs. H. Pardimin, M.Pd., Ph.D. selaku Rektor Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta terkait mendapatkan kehormatan diundang oleh Presiden Republik Indonesia ke Istana Negara pada 25 Agustus 2017 kemarin. UST menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi dari Yogyakarta yang di undang ke Istana Negara oleh Presiden mewakili seluruh Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) seluruh Indonesia.

Awalnya ada 150 rektor PTN/PTS ingin bertemu langsung namun setelah diseleksi oleh Pak Jokowi tinggal 15 rektor dan UST menjadi salah satunya. Dalam kesempatan ini para rektor berbicara mengenai problematika kebangsaan. Rektor UST menyampaikan pandangan antara soal kebangsaan harus aplikatif, bukan sekedar wacana. “Kebangsaan itu harus aplikatif melekat sebagai warga negara dalam bentuk perilaku positif terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara”, ujarnya. “Tamansiswa yang lahir 3 Juli 1922 berbicara soal kebangsaan sudah aplikatif bukan sekedar wacana. Kebangsaan berhasil kalau sudah mampu merasuk dalam cipta, rasa, dan karsa. Itu bisa aplikatif baik bidang pendidikan dan kebudayaan,” ucapnya.